Archive | Religi

Ucapan Lebaran Idul Fitri 1432 H Terbaru 2011

Posted on 29 August 2011 by

SMS ucapan selamat lebaran idul fitri 1432 H terbaru tahun 2011 atau ucapan hari raya lebaran idul fitri 1432 Hijriyah yang keren abis, lucu, gaul, kreatif, sms lebaran gokil dan unik dalam bahasa inggris, indonesia, basa jawa dan sunda insyaallah tersedia disini.

Berikut ini beberapa contoh kata-kata ungkapan atau ucapan selamat lebaran yang bisa anda kirim nanti buat kekasih/pacar, teman, rekan kerja, keluarga atau untuk siapapun yang jauh disana. Ini dia :

lebaran

Fitrah sejati adalah meng-Akbarkan Allah dan Syariat-Nya di alam jiwa, di dunia nyata, dalam segala gerak, di sepanjang nafas dan langkah. Semoga seperti itulah diri kita di hari kemenangan ini.

“Salah kata, salah sangka, salah tingkah & prilaku, jangan sampai memutuskan ikatan tali silaturahim & menceraiberaikan hubungan kita. Di hari yang fitri, mari berjabat tangan, saling memaafkan, membersihkan & menyatukan hati. Selamat idul fitri 1432 H, mohon maav lahir & batin”

Misiii…
Mau minta maap nih!
Klo ada salah kata,
salah sikap,
gak bales sms,
gak ngangkat telpon,
Maapin yah!
Slamat hari raya idul fitri!

Buah Pepaya buah duku
dimakan sampai perut kenyang
Maaf yaa atas segala salahku
mari sambut lebaran dengan senang

eLu MeMaNg SoBaT gUe YaNg TeRbAiK
sAmPaI tErKaDaNg GaK kErAsA sEenAkNyA
gUe NgAtAiN lUe n NgEjEkIn Lu SeMaUnYa
MaAfiN gUe BuKaN mAksUd NgErEnDaHiN
jUsTrU kArEnA lUe AdAlAh SePeRtI
bAgIaN dArI dIrI gUe
MeT lEbARaN Ya!

Anak monyet makan pisang
anak kera makan jambu
hai anak monyet
maafin gue yahh jangan belagu

Di hr yg V3 ini mari qt INSTALL ulg 7an hdp qt sbg hambaNya,FORMAT ulg jln hdp qt,UPDATE dtbase ilmu qt,SCAN virus2 dlm ht qt,lalu UPGRADE amal2 kbaikn qt ^-^

Gadis mnyulam diatas kain
seindah bunga dlm jambangan
Walau hanya sms yg sy kirimkan,
serasa qt brjabat tangan.
MinalAidzinWalFaidzin.Mhn maaf lahir & batin ya

Mohon Maaf Lahir Batin saya ucapkan,
jauh hari sebelum Ramadhan Datang
semoga terhapuskan semua kesalahan,
Hati lapang, jiwa senang, Ramadhan kan jadi Cemerlang…

beli anggur ke Kediri, dasar nakal di curi Upin Ipin. beli kelapa ke Jakarta dasar apes dimakan onta. Selamat idul fitri, minal aidin wal faidzin. maafin segala salah dan khilaf yaa?

Manusia memang tempatnya salah
Pula tempatnya kebaikan
Karena itulah setiap salah
Harap di maafkan
Minal Aidin Wal Faidzin
Maaf Lahir Bathin Kawan

Gue tahu gue gak sempurna
Gue tahu gue suka ngeselin
Gue pun tahu, gue sering buat lo sedih
Tapi gue juga tahu kalo elo seorang yang pemaaf
Maaf ya kawan atas segala salah dan khilaf ku selama ini
Minal Aidzin Wal Faidzin Selamat Idul Fitri 1431 H

Menjelang Lebaran, sebelum sinyal hilang.
Sebelum operator sibuk, sebelum SMS pending mulu.
Saya mo ngucapin Met Idul Fitri,
MinalAidzin Wal Faidzin Mo­hon Maaf Lahir dan Bathin

Tiada kata seindah zikir … tiada hari seindah Ramadhan. Ijinkan kedua tangan bersimpuh maaf … untuk lisan yg tak terjaga, janji yang terabaikan, hati yang berprasangka & semua sikap yang pernah menyakitkan. Minal Aidzin wal faidzin. Mohon maaf lahir & batin

Sobat Selamat Hari Raya Idul Fitri ya. Mohon maaf lahir dan batin. Ketik MAAF YA dan kirim ke HP ku, untuk balik memohon maaf padaku.

Kala kerendahan hati ada keangkuhan budi. Meski kemiskinan harta benda ada kekayaan jiwa. Hidup kan terasa indah jika ada maaf. Taqabalallahu Minna Waminkum… Saya dan Keluarga menghanturkan Selamat Idul Firi, Minal Aidzin Walfaidzin, maaf lahir batin.

Jalani hari menabur salah dan khilaf. Meraih fitri menuai maaf nan ikhlas. Semoga tiada tersisa khilaf dan dosa. Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Shiyamana Wa Shiyamakum. Selamat Lebaran Idul Fitri.

Ada putri makan Kentang
kentangnya dimakan bersama ikan
hari yang fitri sudah datang
Segala salah mohon dimaafkan

Kuda lari dengan kencang
keledai lari di malam hari
aku ingin teriak lantang
mohon maaf di hari yang fitri

Melati semerbak harum mewangi
Sebagai penghias di hari fitri
SMS ini hadir pengganti diri
Ulurkan tangan silaturahmi
Selamat Idul Fitri

Tiada gembira yang menggelora,
tiada senang yang mengangkasa,
selain kembali pada fitrah dan ampunan-Nya.
Selama Berhari Raya!

Satu Syawal menjelang tiba,
Takbir bergema mengetarkan jiwa,
Sekiranya ada salah dan dosa,
Ampun dipinta dihari mulia.

Andai jemari tak sempat berjabat,
Jika raga tak bisa bersua,
Untuk kata membekas luka,
Semoga pintu maaf masih terbuka.

Menyambung kasih, merajut cinta,
beralas ikhlas, beratap doa.
Semasa hidup bersimbah khilaf,
berharap diri dibasuh maaf.

Beli es di warung bu Rima.
Taruh di piring santap bersama.
SMS sudah saya terima,
teriring pula maksud yang sama.
Minal ‘Aidin wal Faizin..
Mohon maaf lahir batin..

“Adalah cinta… yang gerakkan lisan untuk sebut namamu dalam rabithohku
adalah ukhuwah… yang menjejak dalam relung hatiku
adalah khilaf dan alpa.. yang pendarkan bulir2 kristal dimataku
Jiwa jiwa yg bertemu karenaNYA..
Akankah bertemu di pintu Ar Rayyan ? [ugiq.blogspot.com]
Met Idul Fitri 1432 H. Taqobalallahu minna wa minkum. Mhn maaf lahir batin.

“Jalan jalan ke PasarMinggu, jangan lupa mampir di SMK 57. Kalau ada salah dalam bersenda gurau, jangan lupa ye maafin ane. Selamat Idul Fitri 1431 H. Mohon maaf lahir dan batin. Taqobalallahu mina wa minkum”

“Pulang ke kampung SURGA yuk.. pake mobil JIHAD yang bensinnya ISTIQOMAH, sopirnya IKHLAS lewat jalan IMAN.. slalu bawa peta QURAN&SUNNAH dan bekal TAQWA.. sampai jumpa di sana ya :) Selamat IDul Fitri 1432 H. Mohon maaf lahir batin. Taqaballahu minna wa minkum.”

Pgn dpt maaf dr narpen?

ketik:
REGNARPEN

kirim ke
0xxx24088802

Sms yg km dpt langsung dr hp aku!

_becanda,
met lebaran yah!
Maap2 klo ada slh kata

Melihat segalanya denga hati yang bersih, tanpa mengharap pujian manusia. Semoga menjadi Ramadhan yang berkah.
Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi.
Hidup ini terasa indah jika ada maaf yang tulus dari lubuk hati.
Taqobalallahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum.
HAPPY EID EL FITR 1432 H

“Tak ada hari yang tak indah,
krna perkataan dan maupun perbuatan yang indah,
tapi ada kalanya ada yang tak indah
maka di lebaran yg indah
Quw ingin berbuat yang indah
agar semua menjadi indah
maavkanlah sgala sesuatu yang tak indah di diriku
Met Lebaran ya Minal aidin wal faizin mhn maav lhr btn
smoga lebaran ini membuat ke depan jadi lebih indah”

Basa Jawa :

Madang sate ojo sak sunduk e, madang rawon ojo nyakot kemiri, sakmeniko sampun telas puosone, sugeng Riyoyo Idul Fitri. Tumbas merico endog asin, Saya sekeluarga nyuwun ngapuro lahir batin.

NgaturakenWilujeng Ied Fitri 1432 H. Nyuwun gunging pangapunten. Mugi kito kanugrahan
jatining fitrah saking gusti ingkang Maha Mirah. Amin.

Mangan sate sak gulene, sego megono bumbu kemiri
kapan wae lebarane, sugeng riyoyo idul fitri
tumbar merico kecap asing
nyuwun ngapuro lahir lan batin

he poro menungso.
jaman wis ra toto
ati wis angel ditoto
maksiat nang kene kono
wis podho kakehan duso
alhamdulillah wulan poso wis teko
ayo podho elingo marang gusti kang kuoso
marhaban ya syahru romadhon

Marhaban ya Ramadhan, Wening galih jembar manah nu kasuhun, neda sih hapunten, rehna mayunan sasih saum, mugi ibadah saum kenging hidayah sareng barokah, oge aya dina karidoan Allah swt, Amin

Kagem sedoyo kemawon………kulo namung sakdermo lare awon bade mungel… menawi lampah ingkang awon lan sifat mboten pitados wonten ing manah…soho tumindak glenyengan….dipun angapuro..ingkang ageng sanget……
mbok bilih Gusti Pangeran …sampun mitrahaken manungso..kedah mengaten…mugi wonten ing dinten riyoyo meniko sageto sami ngadahi sipat welas asih lan jembar manah…kangge sangu wonten ing akherat mbenjang…nuwun……”SUGENG RIYADI 1SYAWAL 1432H″ pareng……

Bahasa Inggris :

Faith makes all things possible.
Hope makes all things work.
Love makes all things beautiful.
May you have all of the three.
Happy Iedul Fitri

I met Iman, Taqwa, Patience, Peace, Joy, Love, Health & Wealth today.
They need a permanent place to stay.
I gave them your address.
Hope they arrived safely to celebrate Idul Fitri with you.
May Allah bless you and your family.

Let’s write all the mistakes down in the sand
And let the wind of forgiveness erase it away
Happy Idul Fitri!

If wrong couldn’t be right, might be forgiveness could make it healed.Taqabballahu minna wa minkum, selamat idul fitri 1432 H

If ther’s a day, there must be a night, if there is a black, there must be a white, if a white, if there a mistakes, there must be forgiveness.

Allahuakbar..
Ied al-fitri is approaching.
Let’s embrace it with pure heart.
From the bottom of my heart, I would like to ask an apology.
Minal Aidzin Wal Faidzin.

Purify your hearts with the remembrance
Enlightened soul with love
Through the day with a smile
Set step with gratitude
Purify the heart with an apology
congratulations Idul Fitri
Minna wa Minkum TaqobbaLallaHu
Minal aidzin wal faidzin
Please forgive Born n Batin

The holy and beautiful Syawal will come soon
There is no word proper to welcome it
Except the word of pray and forgiveness
My Majesty if you forgive all my fault
And hope your worship accepted by Allah
The God of Merciful and the Beneficent

Time 2 Share, Time 2 love, Time 2 pray, Time 2 forgive, Time 2 joy, Time 2 cheer, Time 2 gather, Time 2 back, Back 2 fitri

No Card, No Ketupat, No Parcel, Just SMS Represents Everything …Sins… Laugh.. Tears.. Happy ‘iedul Fitrie. [ugiq.blogspot.com]

The time has come for every soul to purify heart for every man to begin a new life & for us to let all mistakes forgiven & forgotten, amien.
Happy Idul Fitri.

When it’s black turn white; when it’s dark turn light; when a mistaken
turn forgiveness, Artha mengucapkan selamat Idul Fitri, mohon maaf
lahir dan batin.

If words could kill, I think many people have died because of mine.
And if that’s including you, I would like to apologize for all that I,ve done..
happy Idul Fitri!

Ucapan Selamat Lebaran Bahasa Sunda

Neupeujeut kamoe Allah ya tuhan
Beureukat ramadhan beuleun mulia
Beuroh rombongan keumuliaan
Hamba pilihan ureung bahagia
Mohon Maaf Lahir dan Batin

Ass syedara loen mandum, Bubit bu puteh htee bigleh bak buleun puasa, Meuah dosa loen rakan dan wareeh supaya beugleh singoeh tapuasa, Amin

Ayo dipilih-pilih, copy 1 gratis paste semuanya. wkwkwkakkk.. Kumpulan ucapan idul fitri 1432 H terbaru 2011 di atas saya kutip dari berbagai sumber di internet lewat bantuan om google. Semoga bermanfaat!

Sumber : http://ugiq.blogspot.com/2010/08/ucapan-lebaran-idul-fitri-1431-h.html

 

Selamat Hari …… ,
Marilah Kita saling mengasihi dan memaafkan…
Ku tau kau telah banyak berbuat salah Dan dosa kepadaku, sering meminjam
duit n Gak ngembaliin, pake motor Ga pernah isi bensin, tapi tak usah
risau… Ku t`lah memaafkanmu. ..


    Andai jemari tak sempat berjabat,andai raga tak dpt b’tatap
Seiring beduk yg menggema,sruan takbir yg berkumandang
Kuhaturkan salam menyambut Hari raya idul fitri,
    jika Ada kata serta khilafku, membekas lara mhn maaf lahir batin.
SELAMAT IDUL FITRI

    MTV bilang kalo MO minta maap g ush nunggu lebaran
Org bijak blg kerennya kalo mnt maap duluan
Ust. Jefri blg org cakep mnt maap gk prl disuruh
Kyai blg org jujur Ga perlu malu utk minta maap
Jd krn Mrs anak nongkrong yg jujur, keren cakep Dan baek
Ya gw ngucapin minal aidzin wal faizin , mohon maaf lahir Dan batin ..

    Satukan tangan,satukan hati
Itulah indahnya silaturahmi
Di Hari kemenangan Kita padukan
Keikhlasan untuk saling memaafkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Mohon Maaf Lahir Batin

    Walaupun Hati gak sebening XL Dan secerah MENTARI.
Banyak khilaf yang buat FREN kecewa,
Kuminta SIMPATI-mu untuk BEBAS kan dari ROAMING dosa
Dan Kita semua hanya bisa mengangkat JEMPOL kepadaNya
Yang selalu membuat Kita HOKI dalam mencari kartu AS
Selama Kita hidup karena Kita harus FLEXIbel
Untuk menerima semua pemberianNYA Dan menjalani
MATRIX kehidupan ini…Dan semoga amal Kita tidak ESIA-ESIA…
Mohon Maaf Lahir Bathin.

    Kata telah terucap, tangan telah tergerak, prasangka telah terungkap,
Tiada kata, Kecuali “saling maaf” jalin ukhuwah & kasih sayang raih
indahnya kemenangan hakiki, Selamat Hari Raya Iedul Fitri

    ” Sepuluh jari tersusun rapi.. Bunga melati pengharum hati .. SMS dikirim
pengganti diri… Memohon maaf setulus hati … Mohon Maaf Lahir Dan Batin
.. Met Idul Fitri …

Mawar berseri dipagi Hari
Pancaran putihnya menyapa nurani
Sms dikirim pengganti diri
SELAMAT IDUL FITRI
MOHON MAAF LAHIR BATHIN


Melati semerbak harum mewangi,
Sebagai penghias di Hari fitri,
SMS ini hadir pengganti diri,
Ulurkan tangan silaturahmi.
Selamat Idul Fitri


Menyambung kasih, merajut cinta, beralas ikhlas, beratap DOA.
Semasa hidup bersimbah khilaf & dosa, berharap dibasuh maaf.
Selamat Idul Fitri


Sebelum Ramadhan pergi
Sebelum Idul fitri datang
Sebelum operator sibuk
Sebelum sms pending mulu
Sebelum pulsa habis
Dari hati ngucapin MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN


Jika HATI sejernih AIR, jangan biarkan IA keruh,
Jika HATI seputih AWAN, jangan biarkan dia mendung,
Jika HATI seindah BULAN, hiasi IA dengan IMAN.
Mohon Maaf lahir Dan batin


Bila kata merangkai dusta..
Bila langkah membekas lara…
Bila hati penuh prasangka…
Dan bila Ada langkah yang menoreh luka.
Mohon bukakan pintu maaf…
Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin


Fitrah sejati adalah meng-Akbarkan Allah..
Dan Syariat-Nya di alam jiwa..
Di dunia nyata, dalam segala gerak..
Di sepanjang nafas Dan langkah..
Semoga seperti itulah diri Kita di Hari kemenangan ini..
Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin


Waktu mengalir bagaikan air
Ramadhan suci akan berakhir
Tuk salah yg pernah Ada
Tuk khilaf yg sempat terucap
Pintu maaf selalu kuharap
Met Idul Fitri


Walaupun operator sibuk n’ sms pending terus,
Kami sekeluarga tetap kekeuh mengucapkan
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin


Sebelas bulan Kita kejar dunia,
Kita umbar napsu angkara.
Sebulan penuh Kita gelar puasa,
Kita bakar segala dosa.
Sebelas bulan Kita sebar dengki Dan prasangka,
Sebulan penuh Kita tebar kasih sayang sesama.
Dua belas bulan Kita berinteraksi penuh salah Dan khilaf,
Di Hari suci nan fitri ini, Kita cuci hati, Kita buka pintu maaf.
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin


Andai jemari tak sempat berjabat.
Jika raga tak bisa bersua.
Bila Ada kata membekas luka.
Semoga pintu maaf masih terbuka.
Selamat Idul Fitri


Time 2 Share, Time 2 love, Time 2 pray, Time 2 forgive, Time
2 joy, Time 2 cheer, Time 2 gather, Time 2 back, Back 2 fitri


No body.. body perfect WiHout S!n
Nothink Day w!thout night
Mr. mAmat Selling News peaper
MEt lebaran aja yeee
Mohon maaf lahir batin…


Eid… a time for joy, a time for togetherness,
a time to remember my blessings..
May Allah bless you


Faith makes all things possible.
Hope makes all things work.
Love makes all things beautiful.
May you have all of the three.
Happy Iedul Fitri.”

Sumber : http://arifpoetrayunar.blogspot.com/2011/08/sms-ucapan-lebaran-2011-kata-kata.html

Comments (0)

Selamat Datang Bulan Ramadhan 1432 H / 2011 M

Posted on 31 July 2011 by

Marhaban Ya Ramadhan …. Selamat Datang Bulan Penuh Berkah dan Ampunan (Maghfiroh) Bulan yang di dalamnya Turun Al Qur’anul Karim, Bulan yang di dalamnya ada 1 malam (Lailatul Qodar) yang Kebaikannya lebih dari 1000 bulan (83 tahun) ……. Ayo Kita Sambut dengan GEMBIRA dan SUKACITA, Semoga kita termasuk dalam Golongan Orang-Orang yang MUTTAQIN….Amiin Ya Robbal ‘Alamiin…

Klik Pada Gambar di atas untuk MEMPERBESAR !

Comments (0)

Indonesia Berjamaah

Posted on 23 June 2011 by

Assalamu’alaikum wr.wb

Kita rindu pemimpin yang berseru…

“Wahai rakyatku, masyarakatku…Mari kita sholat berjamaah, kembali ke masjid. Benerin yang wajib, hidupin yang sunnah. Rapihin sholat 5 waktunya, tepat waktu, berjamaah lengkap dengan qobliyah, ba’diyahnya, untuk memulai perubahan yang benar, dan mendatangkan Pertolongan Allah”.

Kita rindu pemimpin yang ngaku nyerah dihadapan Kuasa Allah yang tak terbatas…

lalu mengajak rakyatnya sama-sama bersimupuh dihadapan Sang Khalik yang juga punya berjuta-juta cara untuk membuat rakyat Indonesia bangkit, jaya, sejahtera, dalam Ridho-Nya.

Lewat shalat malam, menegakkan qiyamullail buat persoalan hidup, kesulitan & kejayaan. Bekerja keras & cerdas di siang harinya, jagoan mohon ampun & munajat di malam harinya.

Kita rindu pemimpin yang menyeru rakyatnya mengeluarkan zakat yang benar, bersedekah yang banyak & bersih dari yang haram, dekat dengan Al Qur’an & As Sunnah.

Serta saling do’a & mendo’akan.

Kita rindu pemimpin negeri yang tidak mempersiapkan dirinya buat suksesi masa mendatang. Kecuali konsentrasi saja berbuat sebaik-baiknya buat negerinya, bangsanya, agamanya. Bersisian dengan rakyatnya menjaga kejujuran, kerja keras, kedisiplinan, & dan menjaga segenap perasaan rakyatnya.

Kita rindu pemimpin yang bisa membawa rakyatnya bukan hanya sejajar dengan bangsa-bangsa di dunia, bermartabat & di perhitungkan di kancah internasional, yang DEHEMnya saja udah disegani dunia & bisa membawa rakyatnya dapat ampunan, kasih sayang & Ridho Allah SWT.

Di tangan Allah semua jawaban buat seluruh persoalan bangsa ini, buat persoalan negeri ini.

Farji’ii ilaa robbiki roodhiyatam mardhiyyah… Maka kembalilah kepada Allah Tuhanmu dalam keadaan ridho & diridhoi.

Dan…Kerinduan itu ga usah ditunggu, dan jangan ditunggu. Tapi diikhtiarkan. Salah satunya adalah dengan menjadikan diri kita pemimpin. Karena sesungguhnya semua kita adalah pemimpin. Dan dari setiap insan Indonesia yang beginilah yang akan melahirkan pemimpin yang kita rindukan bersama.

Wassalamu’alaikum wr.wb

Salam Yusuf Mansur.
Indonesia Berjamaah
Masjid Al Azhar
Jum’at, 24 Juni 2011
Pukul 16.30 s/d 20.00
Maghrib – Isya berjamaah.
Perubahan dimulai dari kembali ke masjid

Coming soon masjid-masjid di Indonesia.

Comments (0)

Dahsyatnya SEDEKAH !

Posted on 07 May 2011 by

MUSIBAH BERUNTUN KARENA KURANG SEDEKAH !

Kisah Nyata

Divonis jantung, Dessi Zailina (37) cuek saja. Ia tidak terlalu serius oleh diagnosa dokter. Ia pun tetap melakukan aktifitas. Padahal saat divonis, ia sedang hamil enam bulan. Ia tetap keluar rumah, beraktifitas. Akibatnya fatal, Dessi mengalami sesak nafas. Terpaksa ia menemui dokter lagi. Dokter pun merekomendasi supaya ke Spesialis Jantung. “Jantung ibu bocor!” ujar dokter. Ia pun dirujuk ke RS Jantung Harapan Kita, Jakarta.
Dessi bukannya nurut, malah minta pulang kampung ke Palembang, untuk ziarah ke orangtua suaminya, Mazrul Jamal (39). Bukannya naik pesawat, Dessi sama suami melalui jalan darat. Usai ziarah kubur, Dessi pun kembali sesak nafas. Pulang ke Jakarta, pembantu masih mudik. Makin capeklah Dessi. Tapi dasar bandel, Dessi masih mau mengantar anak piknik ke Bandung. Sebagai akibatnya, balik ke Jakarta, sampai di rumah Dessi langsung lumpuh. Kaki kirinya tidak bisa digerakkan. Ke kamar mandi pun Dessi harus merangkak. Suami yang sedang di luar ditelpon,” Mah, mungkin itu karena asam urat tinggi,” simpul suami. Yang benar, kata dokter, efek dari jantung bocor!
Merasa sudah gawat, Dessi minta dirawat inap di klinik. Saat itu, bulan Nopember. Menurut dokter kandungan, Dessi akan melahirkan Desember. Pada hari ke-empat di klinik, Dessi anfal, sesak nafas hebat. “Saya sudah bilang ke suami, saya sudah nggak kuat, saya nggak kuat,” tuturnya.
Esok paginya, Dessi batuk darah. Tanggal 27 Nopember 2007, Dessi baru nurut masuk Harapan Kita. Di UGD dokter kebingungan. Sudah keadaan hamil tua, jantung bocor lagi! Tim dokter memutuskan, janin harus dikeluarkan. Resikonya sangat mengerikan: kematian salah satu dari keduanya, atau kedua-duanya! “Alhamdulillah, resiko itu tidak sampai terjadi. Anak ke-empat saya lahir dengan bobot 2,2 kilo,” tutur Dessi yang tinggal di Komplek Delta Mas, Cikarang.
Derita belum usai. Dua minggu setelah melahirkan, Dessi harus operasi jantung. Untungnya operasi lancar. Tapi masa penyembuhannya, enam bulan. Biayanya? Hanya rumah tinggal tersisa. Mobil, tabungan, dan sebagainya amblas! “Pokoknya habis-habisan deh,” papar Dessi.
Masih belum cukup, selama Dessi dirawat, suami harus menunggu. Hasilnya, pegawai swasta itu pun dipecat. Perusahaan tidak mau tahu. Satu bulan absen, tidak ada toleransi: out! Apalagi ini bakal absen berbulan-bulan.
Apakah yang menyebabkan Dessi selamat menjalani proses yang menakutkan itu? Persalinan lancar, operasi jantung lancar? Dessi masih ingat anak yang sulung Aldi Perdana Ramadhan, saat itu masih kelas empat SD, mengingatkan bahwa apa yang terjadi pada ibunya karena satu hal: kurang sedekah. “Anak saya bilang, waktu itu saya masih terbaring lemah di RS, Mah mungkin Mamah kurang sedekah kali, Mah.” Saya agak tersentak, tapi saya menjawab, iya mungkin Mamah kurang sedekah.” Dessi akui saat itu tak terlalu serius menanggapi anaknya.
Tapi lama kelamaan, Dessi berpikir mungkin benar peringatan anaknya. “Mungkin memang kuncinya pada sedekah. Musibah beruntun ini karena saya dan suami kurang sedekah.” Ia pun menyampaikan hal itu ke suami. Alhamdulilah, suami tanggap. Ia pun segera memesan nasi kotak 130 buah. Nasi kotak itu dikirim ke panti asuhan milik temannya. Tak lupa, Dessi menulis surat untuk anak-anak yatim. “Saya minta didoakan supaya operasi jantung saya lancar.” Dan memang, operasi jantung Dessi lancar. Padahal ia baru melahirkan ‘paksa’ anaknya, yang harusnya lahir sebulan lagi itu.
Setelah semua tuntas, tuntas pula harta untuk biaya operasi. Suami pun kehilangan pekerjaan. Dengan sisa tabungan, Jamal buka bengkel.
Ada yang mengherankan. Berkali-kali Aldi anaknya mengingatkan supaya jangan lupa sedekah. Dessi dan Jamal pun tiap bulan antar beras 50-100 kilogram ke panti asuhan milik temannya. Hasilnya, “Usaha suami saya lancar.” Avanza dan tabungan yang habis, kini diganti Allah Swt dengan yang baru: BMW dan Grand Livina. “Kami memperoleh mobil itu Agustus 2008, walau nyicil mbayarnya,” tutur Dessi.
Akhirul kisah, Dessi bersama suami Umroh, via Biro Haji & Umroh Wisata Hati.
Kaget juga Ustadz Yusuf Mansyur mendengar kisah Dessi saat mereka ketemu di Madinah, 9 Juni 2009. “Subhanallah, Mah..ternyata ada yang lebih parah dari kita. Tapi mereka, dengan barakah sedekah, selamat dari kebangkrutan,” tutur Dessi mengingat kata-kata Ustadz Yusuf. Yang lebih surprise lagi bagi Ustadz Yusuf, peringatan Allah melalui mulut anak Dessi sendiri yang baru kelas empat SD.
Sejak saat itu, Dessi dan suaminya, rajin bersedekah. Anaknya, Aldi, juga tak pernah lupa mengingatkan jika mamah atau papanya lupa bersedekah. Di sekolah, Aldi memang diajarkan rutin bersedekah oleh gurunya. Misalnya, tiap Jumat ada Infak ke Surga, dalam bentuk sedekah beras atau uang. Bahkan ada kupon sedekah yang nilai per kupon Rp 5000. Kebiasaan sedekah ini, melekat erat di benak Aldi. Ibu Dessi dan suami, patut bersyukur pada Allah mempunyai anak sholeh macam Aldi, dan tak lupa berterimaksih kepada SD Fajar Hidayah, yang mendidik Aldi minded dengan amal sedekah itu. [ApikoJM]

 

DARI CLEANING SERVICE MENJADI SEKRETARIS DIREKSI (Kisah Nyata)

Warlim (31), mengaku tak menyangka jika kini bisa jadi Sekretaris Direksi Rumah Sakit Cinere, Depok, Jawa Barat. Maklumlah, lulusan SMP asal Sumedang, Jawa Barat, ini memulai kariernya 10 tahun lalu sebagai staf cleaning service. 

Apa rahasia suksesnya?
Sedekah! Paling tidak berupa senyum tulus kepada saudaranya. Bukankah Nabi Muhammad SAW telah berpesan, “Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah” (HR Imam Tirmidzi).

Senyum yang murah tersungging di bibirnya, menunjukkan pria ini tak pernah mengeluh dengan pekerjaannya. Rekan kerja dan atasannya pun melihatnya sebagai pekerja yang bertanggungjawab, loyal, dan bersemangat untuk belajar.

Warlim misalnya, turut menyedekahkan waktu luangnya untuk membantu penyelenggaraan kegiatan keagamaan di lingkungan rumah sakit. Kegiatan ini pula yang ikut mempengaruhi jalan hidupnya.

Suatu ketika, Warlim bertugas mengundang Ustadz Yusuf Mansur untuk memberi taushiyah di pengajian bulanan. Dari perkenalan dan menyimak pesan dakwah Ustadz inilah, Warlim semakin giat bersedekah. Meski tak besar, Warlim rutin menyisihkan sebagian gajinya untuk sedekah. Dia juga turut membantu menghimpun sedekah untuk disalurkan melalui PPPA Daarul Qur’an.

Keikhlasan dan kerajinan Warlim dalam bekerja sambil berdakwah, rupanya menarik perhatian pimpinan rumah sakit. Ia lalu mendapat beasiswa melanjutkan pendidikan SMU dan bahkan perguruan tinggi. Hingga kemudian ia layak dipromosikan jadi Sekretaris Direksi.

Tak hanya itu. Lewat amalan sedekah dan ibadah, keinginannya untuk memiliki rumah sendiri, terwujud. ”Semuanya tak lepas dari sedekah atasan dan teman-teman saya,” ungkap Warlim penuh syukur.

Ia kini menempati rumah sendiri di Parung, Bogor, bersama sang istri Iin Parlina dan kedua anak mereka, Indah Linawati dan Muhamad Nawaf Mahfud.(Lukman Hakim Zuhdi).

(sumber Buku DAHSYATNYA SEDEKAH)

 

MENGURAS KONTRAKAN, MENDAPAT GOR (GEDUNG OLAH RAGA) Kisah Nyata

“Gila!” Begitu cibiran yang hampir tiap hari menyengat telinga Dani Hermawan. Cibiran sadis tersebut diterimanya, setelah ia mengambil keputusan drastis yang sangat tidak masuk akal bagi rasio awam. 

Bagaimana tidak. Dani hanyalah seorang pekerja serabutan. Ia tinggal di rumah kontrakan di Bogor bersama seorang anak dan istri yang tengah mengandung anak kedua. Untuk makan sehari-haripun, Dani sekeluarga sangat terbantu oleh kebaikan mertuanya.

Nah, dalam kondisi begitu, Dani malah menguras isi kontrakannya. Bukannya untuk dijual buat makan dan beli susu anaknya, tapi justru disedekahkan.

Pencerahan sedekah Dani dapatkan, setelah nyawanya hampir melayang di ujung putus asa.
Semula, Dani Hermawan seorang supplier ayam yang cukup berjaya. Peternakannya luas, ayamnya ribuan. Mobil pengangkut ayam tiap hari keluar-masuk kandangnya. Uang setoran pun mengalir deras ke kantongnya.

Sampai kemudian, wabah flu burung menyerang. Puluhan demi puluhan ayam negeri Dani mati, sampai akhirnya ludes tak tersisa. Dani Hermawan bangkrut pada tahun 2007.

Tragisnya, hampir tidak ada sisa masa kejayaan usaha Dani. Uang yang melimpah justru membuatnya lalai untuk menyiagakan masa depan keluarga. Bahkan rumah pun mereka tak sempat punya. “Saya lalai, saya lalai,” kenang Dani sambil terisak.

Bersamaan dengan itu, Nia Kurniawati istrinya pun di-PHK dari tempat kerjanya.
Untuk melanjutkan hidup sekeluarga, Dani lalu kerja serabutan sambil “mantab” (makan tabungan) yang sedikit tersisa. Beruntung dia memiliki mertua yang baik, sehingga kebutuhan dapurnya kemudian tertalangi. Walaupun, sebagai kepala keluarga yang pernah jaya, pria ini sungguh tak enak hati hidup dalam naungan mertua.

Perasaan bersalah, malu, sekaligus khawatir, menumpuk di dada, membuat Dani Hermawan stress. Apalagi anak mereka yang kedua jelang lahir. Duit dari mana buat biayanya? Uang dari mana untuk membeli susunya? Lalu buat sekolahnya nanti bagiamana?

Masya Allah, tak kuasa menahan stress, bisikan setan pun diikutinya. Satu malam, Dani ngeloyor ke rel kereta api tak jauh dari rumahnya. Sampai di sana, dia lalu nekad membaringkan diri menyilangi salah satu rel.

Ketika kupingnya menangkap deru kereta Jabotabek dari arah Jakarta, Dani segera memejamkan mata rapat-rapat. “Sebentar lagi penderitaanku akan berakhir,” batinnya, walau dibarengi rasa takut.

Wes ewes ewes, bablas keretanya. “Lho, aku kok masih hidup,” Dani kaget ketika membuka mata. Olala, ternyata kereta api lewat melalui rel satunya.

Dani lalu memejamkan mata lagi, berharap kereta berikutnya segera lewat dan melindas tubuhnya.
Tapi, tunggu punya tunggu, si kereta tak datang jua. Sementara, Dani harus bersilat melawan gerombolan nyamuk yang mengerubutinya. Plak, plok, plaak.

Tak tahan dingin dan nyamuk, akhirnya Dani urung bunuh diri. Dengan langkah lunglai, pulang dia ke kontrakannya.

Suatu malam berikutnya, giliran bisikan malaikat yang dia ikuti. Saat iseng menyetel TV Banten, tiba-tiba Dani terpaku pada taushiyah Ustadz Yusuf Mansur. Sang Ustadz tengah menguraikan sedekah sebagai solusi problema kehidupan.

“Sedekah akan cepat bunyi bila ditunaikan dalam keadaan kita kepepet, lagi butuh, atau sangat menyayangi harta yang akan kita sedekahkan,” kata Ustadz, yang menancap betul di benak Dani.
Besoknya, dengan getol Dani mulai memburu dan melahap taushiyah Ustadz melalui radio dan televisi, juga VCD.

Melihat hobby baru suaminya, semula Nia sinis. “Aa’, yang pasti-pasti aja deh. Uang itu ya didapat dari kerja, bukan sedekah,” kata Nia yang waktu itu masih belum berbusana muslimah.
“O iya, ini juga pasti Dik. Tinggal kita yakin apa enggak,” Dani mencoba sabar. Ia maklum, dalam kondisi seperti ini istrinya jadi sensi.

Namun satu sore, Dani memergoki istrinya tengah menyimak VCD The Miracle. Tampak Nia manggut-manggut, merasa mendapat pencerahan.

“Iya ya A’, kita sedekahkan yang kita punya yuk,” katanya, disambut senyum Dani.
Tak tega rasanya Darmawan Setiadi, saat menjemput sedekah Dani di kontrakannya. Di bawah tatapan melompong putri Dani, Darmawan dan tim PPPA Daarul Qur’an mengangkut kulkas, televisi, tape, sampai ke handphone satu-satunya milik tuan rumah. Semua barang itu bakal dijual di PPPA Shop, hasilnya untuk membiayai program pembibitan penghafal Qur’an.

“Mas Dani, bagaimana kalau hape-nya tidak usah ikut disedekahkan. Mas Dani kan sangat memerlukannya,” bisik Darmawan kepada Dani.

“Oh, tidak Mas. Saya memang sudah meniatkan untuk disedekahkan bersama barang-barang lainnya. Doakan saja agar Allah memberi balasan yang terbaik buat kami,” jawab Dani mantap. Apa boleh buat. Sambil menahan tangis haru, Darmawan membawa semua barang sedekahan Dani. Tak ayal, kontrakan Dani langsung kosong melompong. Yang tersisa hanyalah almari kayu tua yang sudah tidak layak untuk disedekahkan sekalipun.

Almari itu bagian tengahnya bolong, tadinya untuk wadah TV. Setelah TV-nya diangkut, Az Zahra anak sulung Dani nyeletuk, “Yah, sekarang kita nonton tipinya bohong-bohongan ya?”
Dani menjawab dengan mengusap sayang kepala putranya. “Tenang, Nak, Allah Maha Kaya dan Maha Mengetahui,” katanya, ditingkahi senyum tulus sang istri.

Setelah itu, Dani dan Nia Kurniawati, menggetolkan riyadhoh. Mereka dawamkan amalan wajib, ditambah amalan sunnah Nabi seperti sholat tahajjaud, dhuha, dan puasa Senin-Kamis.

Saking rindunya pada Rasulullah SAW, Dani bahkan mulai membiasakan diri mengenakan baju gamis. Namun, mantan pengusaha peternakan ayam yang kini hobby-nya ke masjid itu, malah disalahpahami. Bahkan sebagian orang menganggapnya kurang waras.

“Dik, mengapa mereka tega mengataiku gila. Apakah orang tidak boleh berubah jadi baik,” keluh Dani Hermawan pada istrinya. “Sabarlah A’, insya Allah, Allah akan menunjukkan jalan,” Nia menghibur suaminya.

Kabar tentang “keanehan” Dani, rupanya sampai juga ke seorang pengusaha yang masih tetangganya. Suatu malam, Dani dipanggil ke rumah si pengusaha. Setelah menyimak kisah singkat perjalanan hidup Dani, pengusaha itu berkata, “Hobby-mu apa Dan?”
“Badminton, Pak, tapi belakangan ini sudah jarang main lagi,” Dani tersenyum.
“Ya sudah, nanti kapan-kapan kita ketemu lagi.”
Saat dipanggil kembali, Dani kaget bukan kepalang. Pengusaha tersebut menjadikannya manajer Gedung Olah Raga (GOR) badminton di Jalan Soleh Iskandar, Bogor.

Selain menyewakan gedung badminton, Dani Hermawan juga mengajar kelas bulu tangkis. Dia pun melayani les privat olahraga yang sama. Ini menjadi kekuatan GOR yang dikelolanya.
“Awalnya, hanya satu klub yang menjadi pelanggan kami. Sekarang alhamdulillah, sampai harus antri kalau mau makai GOR kami,” kata Dani.

Kini, kehidupan Dani Hermawan dan istrinya bersama kedua buah hati mereka, Azzahra Putri Dani dan Juaneta Putri Dania, jauh lebih baik. Tanpa dipaksa sang suami, Nia Kurniawati sudah berbusana muslimah. Mereka sangat mensyukuri semuanya, meskipun belum memiliki rumah sendiri. (aya hasna)

(sumber buku dahsyatnya sedekah)

 

Sedekah Tak Terbukti “Uang Kembali !” (keyword=ikhlas!)

Suatu ketika di tahun 2006, dalam acara Islamic Book Fair di Gelora Bung Karno, ustadz Yusuf Mansur menantang jamaah. Usai sedikit memberi pengantar tentang kehebatan sedekah, Sang Ustadz berkata, “Silakan Bapak-bapak Ibu-ibu sisihkan uang untuk kami salurkan untuk kegiatan sosial.” Lalu ia bentangkan sorban di atas meja. “Perhatikanlah, sesudah Bapak dan Ibu bersedekah, apa yang terjadi. Kalau sekiranya, tidak terjadi apa-apa yang menunjukkan bahwa sedekah adalah amal ibadah yang luar biasa, bapak ibu silakan hubungi saya, uang akan saya ganti,” tantangnya.
“Tapi kalau ternyata sedekah bapak dan ibu terbukti dibalas dengan berbagai kebaikan berlipat, hubungi saya juga, lalu ceritakan kepada saya dan masyarakat agar gemar bersedekah.”
Para pengunjung itu pun satu persatu merogoh kantongnya. Di atas sorban Ustadz Yusuf Mansur pun terkumpul beberapa pecahan rupiah. Dari pecahan seribu sampai seratus ribu rupiah.
Di antara yang ikut menaruh uang sedekah di atas sorban adalah Amad Chumsoni (34). Pegawai sebuah perusahaan kontraktor itu meletakkan selembar uang limapuluh ribuan. “Saya penasaran ingin membuktikan tantangan Ustadz Yusuf Mansur,” ungkap Amad.
Seminggu ditunggu, dua minggu dinanti, tak ada kejadian istimewa.
Bulan kedua, sepertinya ada yang patut direnungkan oleh Amad.
Saat itu, istrinya hamil tua 8 bulan. Akibat ikut sinoman (membantu orang hajatan—red) acara walimahan orangtuanya, Marwita (34) istrinya, kelelahan. Takut berpengaruh terhadap janin, Amad melarikan istrinya ke rumah sakit, menjalani rawat inap. Beberapa hari saat istri masih dirawat, teman sekantor, kontak. “Pak, tolong, minta nomor rekeningmu.” Nomor rekening Amad tak berapa lama, bertambah 5 juta rupiah! Amad pun,” Apakah ini balasan dari Allah Swt atas sedekah 50 ribu saya tempo hari?” Entahlah, Amad hanya berucap syukur, karena pertolongan datang di saat yang sangat tepat.
Selang beberapa lama, Amad yang masih kuliah S2 itu ketemu temannya. “Mad, apa kamu nggak kepengin pergi naik haji?” Amad menjawab retoris,”Siapa sih orang yang tidak mau naik haji?”
Temannya lalu memberi saran, ”Kalau memang ada keinginan, lanjutkan dengan niat yang kuat untuk mewujudkan keinginan itu. Paling tidak dengan tindakan nyata. Misalnya dengan membuka rekening tabungan haji.” Amad berpikir sejenak,” Hhmm betul juga saran teman saya ini.”
Tak lama, Amad membuka rekening tabungan haji. Ia setor 900 ribu sebagai awalan. Istrinya juga ikut buka rekening haji. Setoran awal satu juta. Amad cerita ke teman-temannya, bahwa ia berencana naik haji. Seorang temannya mengingatkan, ”Hati-hati Pak Amad, kalau buka tabungan haji, nanti rezekimu jadi dasyat!”
Selain rezeki mungkin dasyat, tetapi godaannya juga cukup berat.
Tahun 2007, tabungan haji Amad dan istrinya sudah cukup. Waktu itu sudah terkumpul 54 juta rupiah. Cukuplah karena ONH memang Rp 27 juta saat itu. Diperkirakan kalau setor ONH 2007, maka ia bisa berangkat paling cepat 2009 atau 2010. Maklumlah waiting list calon jamaah haji Indonesia, bejibun.
Godaan itu pun datang. Tiba-tiba Amad berkeinginan membeli laptop. “Padahal saat itu saya sudah punya PC yang masih bagus,” katanya. Maka uang ONH cash on hand itu pun ditimang-timang. Apa sebagian mau dipakai dulu buat beli laptop atau gimana. Kan waktu hajinya, masih panjang.
Saat itu peringatan langsung datang. Di kantor, dua HP Amad hilang dicuri orang! “ Saya heran, selama ini HP saya taruh di meja kerja aman-aman saja, mengapa hari itu saya apes sekali?”
Amad pun kembali merenung. “Apa ada yang salah dengan pikiran dan tindakan saya selama ini?” Cukup lama Amad coba introspeksi diri. “Mungkin karena saya mencoba menyelewengkan uang tabungan haji untuk keperluan lain, yakni membeli laptop. Astaghfirullahal adziim,’’ Amad bersegera kembali ke niat semula, naik haji. Uangnya segera ia setor.
Sungguh aneh, tak berapa lama, kantor memberinya sebuah HP dan sejumlah uang. “Ini HP untuk menggantikan punyamu yang hilang, dan uang ini terserah mau beli HP lagi atau keperluan lain.”
Kemudahan berikut didapat Amad. Seyogyanya Amad dan istrinya berangkat 2009 atau 2010, tetapi di tahun 2008, mereka berdua sudah bisa terbang ke tanah suci.
Bahkan sebelum berangkat haji, Amad sempat ditugaskan kantor untuk ke Banjarmasin. Naik pesawatlah ia kesana. “Sepertinya saya dilatih untuk biasa naik pesawat, karena memang sebelumnya saya belum pernah naik pesawat terbang.”
Dihitung-hitung secara matematik, memang tidak bisa. Apakah semua itu karena sedekah yang ia berikan dulu. Tapi yang jelas, seusai naik haji, di rumah kontrakannya Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jaktim kedatangan tamu yang menawarkan rumah. Seorang teman yang butuh uang. Uang di kantong tak ada sepertiganya dari harga yang diminta temannya. Namun dengan bantuan pinjaman kantor dan keluarga, rumah seluas 49 meter persegi itu pun terbeli. “Alhamdulillah, Mas… saya akhirnya punya rumah sendiri, setelah sekian lama berstatus ‘kontraktor’,” ujar lelaki kelahiran Kutoarjo, Oktober 1975 ini setengah bergurau. [team daqu]

 

Ikuti Kisah-Kisah NYATA lainnya dari DAHSYATNYA SEDEKAH klik disini

Comments (0)

Jika Amal Tak Kunjung Berbalas

Posted on 04 May 2011 by

Sudah sedekah habis-habisan, sholat dhuha dan tahajud pol-polan bahkan masih dilengkapi juga dengan puasa sunnah senin kamis tanpa putus. Tapi mana buktinya? Mana katanya akan dibalas 10x lipat, 100x lipat bahkan 700x lipat?  Pernah mengalami seperti itu? Dalam ucapan mungkin tidak, tapi dalam hati mungkin iya. Saya sendiripun terkadang selintas pernah juga berpikiran begitu. Untungnya mengeluhnya kembali kepada Allah dan ndak cerita ke orang-orang (lha sekarang kok cerita? hehehe).

Berdasarkan pengalaman selama ini dan alhamdulillah ternyata cocok juga dengan cerita para pencinta sedekah lainnya, ternyata cara Allah membalas amal ibadah kita itu unik banget. Bahkan ketika tahu bagaimana itung-itungan balasan Allah, saya jadi nangis sendiri, gak pantas kayaknya kita masih mengeluh ketika amal kita tak kunjung berbalas.

Kata kuncinya cuma satu, saat anda menghitung balasan itu berdasarkan materi, atau saat anda menganggap yang dimaksud balasan itu hanya rupiah (atau dollar), maka hendaknya anda juga menilai semua pemberian Allah dengan uang juga.

Oke, kita coba hitung yuk berapa yang sudah kita berikan pada Allah. Misalnya kita sedekah 1 juta, ditambah sholah dhuha 4 rakaat selama sebulan ditambah tahajud+witir 11 rakaat selama sebulan dan puasa senin kamis selama sebulan (8 kali). Anggap aja nilai semua amal kita adalah 1 juta. Mau kan dibayar 1 juta untuk tiap rakaat sholat? Pasti mau! Dan untuk puasa sunnah kita dibayar 10 juta per puasa. Mau dong ya?

Oke, inilah hasilnya:

  1. Sedekah = 1 juta
  2. Dhuha 4x30x1 juta = 120 juta
  3. Tahajud 11x30x1 juta = 330 juta
  4. Puasa sunnah 8×10 juta = 80 juta
  5. TOTAL = 531 juta

Nah, kita sudah memberi Allah amal senilai 531 juta. Trus sesuai janji Allah, maka kita akan dapat 10x lipat instant!! benar ndak kita dapat 5,31 Milyar? Kita hitung yuk

  1. Biaya agar mata tetep bisa melihat sebulan (17,5 juta per operasi)
  2. Biaya oksigen selama sebulan (50.000/4 jam atau 6x30x50.000 = 9 juta)
  3. Biaya supaya darah tetep bisa jalan mulai dari jantung, muter sampai jantung lagi
  4. Biaya supaya darah tetep bersih (cuci darah 900.000 2x seminggu = 7,2 juta )
  5. Jaminan keselamatan di jalan selama sebulan
  6. Biaya agar otot tetap bekerja

List ini akan makin panjang kalau kita lebih teliti lagi merincinya. Dan saya yakin seandainya semua itu dinonfungsikan oleh Allah 5 menit saja, uang 500 juta yang kita punya takkan sanggup untuk membayarnya.

Tapi untunglah bukan seperti itu perhitungannya. Untungnya Allah ndak seperti kita yang suka hitung-hitungan dalam beramal. Protes saat jatah kita tak kunjung tiba. Allah tidak menuntut kita membayar semua nikmatnya ini. Dan kenyataannya, amal yang kita lakukan memang bukan untuk itu. Semua amal itu adalah agar Allah lebih memperhatikan kita sebagaimana seorang anak yang mencari perhatian ibunya. Semua amal itu untuk diri kita sendiri. Bahkan seandainya semua makhluk didunia ini menentang Allah, niscaya tak sedikit-pun berkurang kekuasaan-Nya.

Lha terus kenapa amal saya gak kunjung dibalas?

Ada beberapa skenario yang mungkin disiapkan Allah untuk kita. Pertama mungkin Allah sedang menguji kesungguhan kita dalam beribadah. Benarkah kita beribadah semata-mata hanya untuk-Nya. Ataukah kita hanya ibadah pas butuh saja? Jika kita dinilai sebagai ahli ibadah pas butuh saja, maka Allah sengaja menunda pemberiannya agar kita jadi ahli ibadah lebih lama sedikit :)

Skenario kedua, ibadah kita tak layak dibalas di dunia. Rasanya dunia ini terlalu kecil untuk menerima hadiah dari Allah. Maka balasan itu ditangguhkan-Nya hingga di hari akhirat kelak. Sementara itu, semua kebutuhan kita dipenuhi Allah dari arah yang tidak disangka-sangka. 10 juta yang kita harapkan telah dibalas Allah dalam bentuk kecil-kecil yang kita tak pernah menyadarinya.

Skenario ketiga adalah ibadah dibalas dengan yang jauh lebih besar. Saking besarnya sampai kita tak mampu melihatnya. Contohnya kita sedekah 10 juta, kita memang tidak mendapat rejeki nomplok 100 juta gitu aja, tapi anak kita tiba-tiba jadi baik, mau sholat. Anak yang biasanya nilainya pas-pasan jadi naik semua hingga 3 besar padahal ndak pernah belajar atau saat kita kesulitan ada aja jalan mudah untuk keluar dari kesulitan itu.

Nah, mari kita coba renungkan apa sih yang diinginkan Allah pada kita. Jangan pernah berhenti untuk berdoa. Kita sangat diijinkan untuk berdoa, meminta sesuatu dengan washilah amal ibadah kita. Tapi justru ketika amal itu tak kunjung berbalas, pada kenyataannya adalah kita sudah mendapatkan perhatian lebih-Nya.

Sumber : http://lutviavandi.com/jika-amal-tak-kunjung-berbalas.html

Comments (0)

Sukses Bisnis Cara Rasulullah SAW

Posted on 17 April 2011 by

Apa Kabar ? Mudah-mudahan Anda sekeluarga senantiasa dalam kebaikan dan kesuksesan dalam lindungan-Nya

Hari ini saya ingin membagikan informasi yang mudah-mudahan bermanfaat bagi Anda.

Sebuah ebook berjudul “Sukses Bisnis Rasulullah SAW” karya putra bangsa Dr. Muhammad Syafii Antonio bisa Anda dapatkan secara Bayar Gratis.

Silahkan download melalui fanspagenya :
http://facebook.com/antonio.tazkia

 

Bila formulir belum muncul silahkan refresh browser Anda atau tekan tombol F5, Bila kebetulan Anda sudah menjadi penggemar/fans silahkan klik link disebelah kiri bertuliskan “eBook gratis dan info Beasiswa”

Demikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi yang memerlukannya, dan abaikan bila informasi tidak bermanfaat bagi Anda.

Mohon maaf bila ada yang kurang berkenan

Comments (0)

Belajar Bersyukur

Posted on 13 April 2011 by

belajar-syukurIni kejadian yang tak sengaja terekam memory saya. Waktu itu keponakan saya merengek pada Abi-nya. Si Abi mengatakan akan memberi dia uang Rp. 5000,- untuk dipakai belanja di bazar esok harinya. Tapi si anak merengek minta Rp. 10.000,- Lalu dengan niat untuk mendidik Abi-nya bilang ya udah Abi tambahin 2.000 kalau besok sholat subuhnya tepat waktu. Si anak tetap merengek minta 10.000,-  Waktu itu saya nyeletuk (mungkin karena geregetan juga), “Kalau ndak bersyukur, jajannya dikurangi 2.000″. Dan dengan spontan Abinya setuju.. hehehe… Anehnya tiba-tiba saja si anak diam dan setuju dengan tawaran 5.000 + 2.000 kalau besok mau sholat subuh. 

Kenapa saya spontan bilang gitu?

Karena anak sayapun saya perlakukan persis seperti itu. Rasa syukur dan sabar senantiasa saya tanamkan kuat-kuat keduanya secara berimbang. Seringkali kita menuntut anak kita hanya pada rasa bersabarnya saja. Contoh di peristiwa diatas, si Abi lebih fokus pada meminta anaknya supaya sabar menerima uang saku lebih kecil dari yang dia minta. Tapi beliau lupa, bahwa si anak juga harus ditunjukkan bahwa dia sudah menerima Rp. 7.000 yang harus dia syukuri.

Dengan celetukan saya tersebut si anak tersadar bahwa dia sudah akan mendapatkan 5.000 bahkan dengan bangun pagi dia dapat tambahan 2.000 lagi. Uang itu akan hangus dan makin kecil lagi nilainya kalau dia tetap merengek dan tidak mensyukuri pemberian itu.

Alhamdulillah.. celetukkan itu senada dengan firman Allah SWT:

“Dan jika kamu sekalian bersyukur atas nikmat yang Aku berikan, maka niscaya akan Aku tambah nikmat-Ku untukmu. Dan jika kamu sekalian kufur atas nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku itu sangat pedih”. (Ibrahim:7)

Pelajaran syukur yang ternyata sangat mudah diterapkan. Bukan cuma bagi kita, tapi bagi anak-anak kita. Kalau saya biasanya malah lebih kejam lagi. Suatu ketika, karena tidak punya uang cash, saya cuma memberi uang saku sebesar Rp. 1.000 pada anak saya (biasanya 2.000).

Spontan dia cemberut, lalu saya katakan, “Lho, kalau ndak bersyukur tak ambil lagi duitnya”. Senyumpun mengembang di bibirnya dan dia menerima pemberian itu. Alhamdulillah pulang sekolah-nya saya traktir dia es jus favoritnya yang nilainya 3x uang saku dia biasanya. Dan saya tak pernah menjanjikan apapun atas syukurnya menerima uang saku yang kurang dari biasanya. Bahkan pernah dia sekolah tanpa uang saku sama sekali dan tetap ceria.

Hati-hatilah dengan rasa syukur yang tidak kita tanamkan pada diri anak-anak. Dia akan jadi bom waktu yang bukan cuma menyusahkan kita nanti, tapi juga orang-orang disekitarnya. Betapa banyaknya kita temui orang-orang yang tidak bersyukur dengan apa yang sudah dia terima. Mengeluh hampir selalu menghias bibirnya. Protes ini protes itu, kurang ini kurang itu, tak pernah puas dengan apapun yang diterima.

Sayangnya banyak diantara kita yang cuma pandai dalam bersabar, tapi susah untuk bersyukur. Padahal nikmat apapun yang Allah berikan, jika mau diperhatikan sesungguhnya adalah nikmat yang sangat besar. Mau tahu contohnya? Tarik nafas anda dan tahan 1 menit saja. Masihkah anda tidak bersyukur?

“Maka ni’mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”. (diulang berkali-kali dalam surat Ar-Rahmaan)

Coba tanyakan pada diri kita sendiri, kenapa Allah mengulang-ulang ayat itu?

Sumber : http://lutviavandi.com/belajar-bersyukur.html

Comments (0)

Melayani Tuan yang Lain

Posted on 14 November 2010 by

Alkisah ada seorang buruh tani bernama Bejo yang telah dikontrak oleh pak Panjul untuk menggarap sawahnya yang berhektar-hektar. Si Bejo pun dengan semangat menggarap sawah, menanami dan memupuk. Dia bekerja dari pagi hingga sore dan hanya beristirahat sebentar saja.

Semua orang dikampung mengatakan si Bejo adalah petani teladan. Pekerja keras dan tak kenal lelah mengolah sawah.

Saat masa Panen tiba, Bejo datang ke rumah pas Panjul untuk meminta upah mengolah sawah. Pak Panjul justru marah besar. Bejo heran, kenapa pak Panjul marah? Bukankah dia adalah pekerja keras, petani hebat dan rajin?

Selidik punya selidik ternyata Bejo memang bekerja keras, tapi dia bukan bekerja keras di sawah pak Panjul, melainkan di sawah orang lain. Ada banyak sawah dia garap, tapi tak satupun sawah milik pak Panjul disentuhnya.

Continue Reading

Comments Off

Advertise Here
Advertise Here


BONUS KUNJUNGAN


Ebook, Software dll GRATIS






Masukkan Data Anda dibawah ini !
Tenang Bro Data Aman !

eMail address:
First Name:

:. HOT NEWS .:

Get Adobe Flash player

FREE UPGRADE HOSTING UNLIMITED


GRATIS MINI MP3 PLAYER - MEMORY 8 GB


:. Kontak Saya .:





:. Twitter Update .:






:. TRANSLATOR .:


English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF

Xtreme Tracking

eXTReMe Tracker


:. Sekilas Info ! .:

:. INVESTASI .:



Download GRATIS PDF dan 3 Video Kaya dari Properti TANPA MODAL


Dapatkan BONUS Senilai Ratusan Ribu Rupiah dari Buku Properti TANPA MODAL 60 Hari UNTUNG 1 MILIAR


KISAH NYATA: Ibu Rumah Tangga: Modal buku pinjaman, SUKSES BELI PROPERTI TANPA MODAL, malah dapat modal Rp. 150.000.000,-


Workshop Property Cash Machine



:. Partners of Investment.:





:. SERBA GRATIS .:

Wirausaha

Mobil Bekas

Kontak Jodoh

Pasang Iklan Rumah

Temukan Blueprint Rahasia untuk Meraih Ribuan Dollar melalui Affiliate Marketing

Download GRATIS PDF dan 3 Video Kaya dari Properti TANPA MODAL

Produk Gratis

Informasi penting:

Membeli Rumah Tanpa Modal

Masukkan nama & email anda di sini dan dapatkan informasi properti diatas, GRATIS!

Nama:

Email:

 

:. Zona Selamat .:



Rekening BCA

No. a/c 603-075-1351

a/n. Yay.Daarul Qur'an Nusantara

Program Pembibitan Penghafal Al Qur'an

Pimpinan Ust.Yusuf Mansur

Hanya Rp.20.000,- / bulan

Website TIKET KE SURGA:

http://www.pppa.or.id

"Setiap Transaksi Anda Rp.1000,- di Site ini

akan di-Shodaqoh-kan ke Yay.Darul Qur'an Nusantara"


DAHSYATNYA SEDEKAH KLIK DISINI

:. Toko Online Yunianto .:



Untuk Anda yang Mau Memiliki Toko Online Silakan Klik Pada Gambar di atas

:. LIVE Radio Streaming .:

RRI PROGRAMA-2 SEMARANG

Tertarik Punya Kaya' Gini Klik Disini !

:. Cek Kurs $$$, Emas dll .:

:. Advertensi .:

peluang usaha
Cara Pemula (sekali) untuk Membangun Website
Dapatkan DISCOUNT Rp.20.000,- Buruan Limited Time

Hosting Murah dan Powerfull - NameCheap.Com

Cukup dengan $0.01 / Rp.100,- di bulan Pertama, gunakan coupon : YUNIANTODOTCOM

Cafe Bisnis Online
Web hosting

:. Come From … .:



Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.