Artikel-Motivasi

Home | Artikel | Review CP.Com | Kontak | Traffic of This Site | Iklan | Tools

Mario Teguh

Tuhanku Yang Maha Agung
Bergulir butir-butir tasbih
di antara jemariku…..
yang sejuk karena tetesan air mata
…yang terpeleset saat berebut
mencium pipiku…….
yang rindu belaian Illahiyah Mu
Tuhanku……
yang tiada bersyarikat
dalam Kemahaan Mu,
di tahun baru ini
rahmatilah upayaku untuk
membeningkan hati
menjernihkan pikiran
dan mengindahkan perilaku,
agar aku menjadi rahmat
bagi sesama dan alam.
Tuhan, cintailah aku
Aamiin
 
 
 

Tuhanku Yang Maha Penyayang,

Damaikanlah hatiku
yang mudah gelisah ini.

…Lambatkanlah kemarahan
dari membakar hatiku,
agar lebih anggun suara pikiran
dan hatiku,

karena ku tak pernah tahu,
suara pikiran dan hatiku yang mana
yang Kau terima sebagai doa.

Tuhanku,

Lembutkanlah hatiku,
tenangkanlah pikiranku,
indahkanlah lisanku,
agar indah pujian dan doa
yang kunaikkan kepada Mu.

Tuhan, indahkanlah hidupku

Aamiin

Kita semua memiliki kemampuan
yang besar untuk bermimpi dan berencana.

Tapi, semua kekuatan perencanaan kita itu,
tidak lebih besar daripada kemampuan kita untuk menunda.

Padahal untuk setiap penundaan,
tumbuh kegelisahan baru di hati kita.

Tapi, kita juga ahli menutupi kegelisahan
dengan alasan kreatif yang mengelabui diri.

Di tahun yang baru ini
marilah kita berlaku lebih jujur kepada diri sendiri.

Mario Teguh

Banyak orang yang berdoa agar mereka
disayangi oleh pasangan hidup mereka.

Tapi mereka merasa gelisah dan kesal
karena jawaban dari doa yang lambat datang.

Itu mungkin karena mereka berdoa
agar orang lain yang berubah,
tanpa upaya untuk mengubah diri sendiri
menjadi lebih penyayang.

Mungkin, doa yang lebih indah bagi kita
adalah meminta Tuhan menjadikan kita
jiwa yang menyayangi pasangan hidup kita.

Mario Teguh

Be Sociable, Share!